Era internet kabel perlahan-lahan mulai digantikan dengan koneksi nirkabel. Sayangnya, koneksi nirkabel atau wireless tidak selalu unggul dibandingkan dengan koneksi kabel. Jumlah pengguna yang padat, cuaca, bangunan/objek penghalang hingga interferensi gelombang satu sama lain menjadi masalah yang harus dihadapi oleh koneksi nirkabel.

Ruckus Wireless Logo. (PRNewsFoto/Ruckus Wireless(R))

Ruckus merupakan satu nama yang selama ini sering terdengar ketika membicarakan koneksi nirkabel dengan kemampuan yang tangguh namun teknologi yang pintar di saat bersamaan. Perusahaan dengan logo anjing menggonggong ini memiliki produk access point (AP) yang dikenal tangguh terhadap cuaca namun juga memiliki teknologi canggih untuk mengatasi segala masalah yang sering dihadapi koneksi nirkabel.

Sinyal yang Kuat dengan Teknologi BeamFlex Adaptive Antenna dan SmartMesh

Ruckus memiliki beberapa paten teknologi dalam bidang jaringan nirkabel. Salah satunya adalah BeamFlex Adaptive Antenna yang diklaim mampu mengirimkan sinyal yang lebih kuat dengan jangkauan yang lebih luas di lingkungan paling ‘sulit’ sekalipun.

Lingkungan ‘sulit’ yang dimaksud disini adalah lingkungan yang dikelilingi oleh material yang bisa memantulkan atau menghalangi sinyal wireless, seperti tembok beton yang cukup tebal. Teknologi SmartMesh juga membantu membuat sinyal menjangkau secara merata dan menyeluruh.

Teknologi ChannelFly untuk Tetap Terkoneksi di Keramaian

Saat banyak perangkat berada di tempat yang sama, maka akan terjadi device density yang tinggi dan semua perangkat akan berebut untuk mendapat jalur koneksi. Teknologi ChannelFly dari Ruckus dilengkapi dengan machine learning yang akan membantu perangkat dalam memilih channel yang paling ‘sepi’ sehingga semua perangkat bisa tetap terkoneksi.

Teknologi lainnya seperti Airtime Fairness dan Band Balancing akan membantu menjamin bahwa setiap perangkat mendapat kecepatan yang sama atau sesuai dengan kebutuhannya. Perangkat yang terkoneksi namun sedang tidak digunakan tentu tidak akan diprioritaskan untuk mendapatkan bandwidth dibandingkan perangkat yang sedang aktif digunakan.

Menyesuaikan Kebutuhan Aplikasi dengan SmartCast

Masalah pada koneksi nirkabel bukan hanya seberapa banyak perangkat yang terhubung namun juga aplikasi apa saja yang digunakan oleh masing-masing perangkat. Teknologi SmartCast dibantu dengan teknologi lain bernama Airtime Prioritization akan memprioritaskan aplikasi dengan bandwidth besar seperti video call atau video conference dibandingkan aplikasi chatting.

Dua teknologi ini tentu akan memberikan rasa adil bagi seluruh perangkat dan pengguna yang terhubung sesuai dengan kebutuhan mereka.

Memang, dibandingkan perangkat dari produsen lain seperti Ubiquiti (internal link ke artikel Ubiquiti), desain perangkat dari Ruckus masih terkesan agak kuno dengan bentuk yang kotak dan kaku. Namun, kekurangan dari segi desain tersebut seakan tertutup dengan teknologi dan fitur yang dimilikinya.