Wabah COVID-19 mempengaruhi hampir seluruh aspek kehidupan masyarakat kita saat ini. Anak-anak harus belajar dari rumah, banyak orang kehilangan pekerjaannya dan para pebisnis yang terus berusaha mempertahankan bisnisnya.

Namun, yakinlah bahwa kita semua akan bisa melewati ini semua bersama-sama. Ditengah-tengah COVID-19, bisnis memiliki beberapa pilihan hal yang bisa dilakukan sambil menunggu keadaan kembali normal.

Berikut ini 5 hal yang bisa dilakukan bisnis saat COVID-19.

1. Memastikan Semua Pekerja/ Karyawan Baik-Baik Saja

Hal pertama yang harus dilakukan bisnis / perusahaan di saat wabah COVID-19 ini adalah memastikan semua pekerja/karyawan dalam keadan baik-baik saja.

Ini bisa dilakukan dengan menerapkan physical distancing di kantor, mewajibkan seluruh tim memakai masker dan menyediakan hand sanitizer di tempat kerja.

Jika memungkinkan, maka perusahaan bisa memberikan kebijakan Work From Home / bekerja dari rumah untuk para karyawan. Kebijakan ini mungkin tidak mudah bagi banyak orang, tapi dengan bantuan teknologi seperti Microsoft Teams dan Zooms untuk terus terhubung, bisnis bisa terus berjalan.

Pastikan juga karyawan yang bekerja dari rumah memilih provider internet yang tepat agar pekerjaan yang dilakukan tidak terkendala jaringan internet yang lambat.

2. Menjaga Hubungan dengan Pelanggan Lama

Hampir semua aspek kehidupan terpengaruh oleh COVID-19 ini, termasuk kehidupan/bisnis dari para pelanggan. Tetaplah jaga hubungan baik dengan para pelanggan, dari sekedar menanyakan keadaan/kabar atau bisa melangkah lebih jauh dengan memberikan diskon atau keringanan cicilan.

Menjaga hubungan baik dengan pelanggan diwaktu seperti sekarang ini, memberikan banyak keuntungan pada bisnis:

  • Pelanggan jadi lebih loyal karena merasa lebih dihargai/diperhatikan
  • Pelanggan lama memberikan promosi gratis pada calon pelanggan baru
  • Brand dari bisnis jadi semakin kuat

3. Memanfaatkan Digital Marketing untuk Pemasaran Bisnis saaat COVID-19

Jika selama ini bisnis Anda belum menerapkan digital marketing sebagai salah satu strategi pemasaran secara maksimal, maka tidak ada waktu yang lebih tepat dibandingkan sekarang.

Karena wabah COVID-19 dan saran untuk #DiRumahAja, sebagian besar orang menghabiskan lebih banyak waktunya di sosial media dan internet. Faktor inilah yang membuat digital marketing di waktu sekarang akan terasa lebih maksimal.

Faktor lainnya adalah harga iklan di sosial media dan mesin pencari seperti Facebook, Google dan Instagram saat ini sedang turun karena faktor ekonomi yang melambat.

Sekarang adalah waktu yang paling tepat untuk melakukan digital marketing, bisa mencoba digital marketing organik dan gratis dengan semakin aktif di sosial media atau mencoba digital marketing berbayar dengan Facebook/Instagram Ads dan Google Ads.

4. Upgrade Infrastruktur IT yang Dimiliki Perusahaan

Infrastruktur IT sudah menjadi bagian tidak terpisahkan dari hampir semua jenis bisnis di masa sekarang. Mulai dari perkantoran, sektor jasa hingga hotel memerlukan infrastruktur IT yang baik.

Di waktu normal, perusahaan biasanya hanya melakukan pemeliharaan berkala pada infrastruktur IT yang dimiliki. Hal ini karena melakukan perbaikan menyeluruh berpotensi menganggu operasional.

Di waktu permintaan pasar melambat seperti sekarang, melakukan perbaikan menyeluruh infrastruktur IT pada perusahaan bisa menjadi salah satu hal yang bisnis bisa lakukan. Sehingga, saat kondisi sudah kembali normal, infrastruktur IT yang baru sudah siap beroperasi.

Upgrade infrastruktur ini bisa dimulai dari perbaikan jaringan internet dan wifi, perbaikan topologi jaringan sehingga lebih efisien hingga memilih provider internet baru yang lebih sesuai kebutuhan saat ini.

5. Melakukan Pivot bila Perlu

Tidak semua hal bisa berjalan sesuai rencana, begitu pula dengan bisnis. Saat sudah berusaha secara maksimal untuk mempertahankan bisnis, operasional dan karyawan, kadang pemilik bisnis harus dihadapkan dengan pilihan pahit untuk menutup bisnisnya.

Pilihan lain yang bisa diambil adalah melakukan pivot. Pivot bisnis adalah melakukan perubahan model bisnis namun tetap mempertahankan visi yang dimiliki perusahaan.

Misalnya, beberapa hotel berbintang kehilangan tingkat occupacy-nya karena wabah COVID-19. Namun, mereka sadar bahwa bisnis restaurant yang dimiliki tetap bisa berjalan.

Maka, mereka mengubah model bisnisnya dengan menawarkan drive-thru atau food delivery pada para pelanggan setianya yang memang menyukai menu dari restaurant di hotel tersebut.


Wabah COVID-19 memang masalah yang serius yang harus dihadapi bersama-sama saat ini. Baik pebisnis, karyawan maupun pelanggan sama-sama dengan dalam kondisi yang tidak biasa.

Namun, kondisi ini bukan berarti kita harus menyerah begitu saja. Bisnis bisa melakukan 5 hal diatas selama COVID-19 dan bangkit bahkan menjadi lebih baik saat semuanya sudah kembali normal nanti.

Stay safe everyone!