Ketegangan antara Korea Utara dan Amerika Serikat juga terjadi di ranah cyber. Pekan lalu, misalnya, dalam rangka menekan program nuklir rezim Kim Jong Un, US Cyber Command melancarkan serangan cyber terhadap dinas intel Korut.

Serangan berjenis Distributed Denial of Traffic (DDoS) itu mencekik jalur internet Korut sehingga komputer-komputernya kesulitan tersambung ke jaringan internet global. Terlebih, Korut selama ini hanya memiliki satu sambungan internet internasional ke China.

Beruntung buat Korut, salah satu tetangganya siap sedia membantu. Sebuah perusahaan telekomunikasi bernama TransTelekom asal Rusia membuka jalur internet baru, hari Minggu awal bulan ini.

Kabel sambungan internet baru itu dibentangkan melintasi jembatan kereta api Friendship Bridge yang menghubungkan Korut dan Rusia di perbatasan kedua negara. Keberadaannya pertama kali diketahui oleh firma intenet Oracle Dyn yang mengamati trafik internet dari Pyongyang.

Korut pun kini memiliki dua sambungan internet ke dunia luar, yakni ke China Unicom dan TransTelekom di Rusia, sehingga meningkatkan kemampuannya baik dalam hal melakukan serangan cyber ataupun bertahan.

“Secara praktis ini (memiliki lebih dari satu sambungan internet) akan memberikan daya tahan apabila salah satunya tidak aktif karena alasan tertentu,” ujar Director Internet Analysis Oracle Dyn, Doug Madory, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari The Washington Post, Selasa (3/10/2017).

Akses internet sebenarnya tidak meluas di Korut, namun banyak digunakan oleh pihak pemerintah dan universitas. Operator seluler di negeri ini, Byol, juga menawarkan paket internet mobile 1 Mbps unlimited seharga 600 Euro per bulan untuk para turis.

Korut kerap terlibat konflik dengan AS di internet dan mengalami kesulitan karena sambungan tunggalnya ke China Unicom. Pada 2014 lalu, misalnya, usai dituding meretas Sony Pictures, internet Korut mendadak tumbang diduga karena serangan balasan dari AS.

 

Sumber : http://tekno.kompas.com/read/2017/10/03/15440027/internet-dibombardir-as-korut-beralih-ke-rusia