CISA Peringatkan Pelanggan Fortinet Terkait Serangan FortiBleed

Pemasaran Digital

Pemasaran Digital Kembangkan brand Anda dan jangkau audiens yang tepat dengan strategi pemasaran berbasis data. Kami membantu Anda membuat kampanye yang menghasilkan konversi, mengelola media sosial s…

Wifi Managed Service

Kerja Sama Operasional Internet & WiFi

Layanan Kelola Wi-Fi Bangun Wi-Fi yang cepat, stabil, dan aman untuk bisnis Anda tanpa biaya penyusutan. Wi-Fi Tamu Kelas Enterprise dengan Biaya Perangkat Awal Rp 0. Kami menyediakan, menginstal, dan…

Konsultasi IT

Konsultasi IT Dapatkan panduan ahli untuk memaksimalkan pemanfaatan teknologi dalam pengembangan bisnis Anda.Kami membantu Anda menemukan solusi IT yang tepat, mengoptimalkan infrastruktur, serta mema…

System Integrator

Sistem Bisnis Terintegrasi

Sistem Bisnis Terintegrasi Permudah operasional harian Anda dengan sistem cerdas yang mengotomatiskan pemesanan, jadwal, dan tugas rutin sehingga Anda bisa lebih fokus mengembangkan bisnis.Kami memban…

Layanan Kelola Teknologi Informasi

Layanan Kelola Teknologi Informasi Pastikan teknologi bisnis Anda berjalan lancar, mulai dari perangkat yang digunakan setiap hari hingga sistem yang mendukung seluruh operasional.Kami menyediakan lay…

Karir

Karir | Bergabung CometSoul Kami adalah startups yang bergerak di bidang Computer Network and Security, Wireless Fidelity (wifi), Jaringan Lokal and Load Balancing. Klien sebagian besar berlokasi di B…

Testimoni

Testimoni

Layanan

Temukan Layanan yang Sesuai dengan Kebutuhan Anda

Manajemen Pemesanan

Manajemen Pemesanan Kami membantu Anda membangun sistem pemesanan yang terintegrasi dan mudah digunakan, semua reservasi tersinkronisasi secara otomatis, tanpa risiko double booking atau kekacauan jad…

CISA memperingatkan pelanggan Fortinet untuk segera mengamankan perangkat FortiGate. Peringatan ini muncul setelah kampanye FortiBleed menargetkan banyak perangkat yang terbuka ke internet.

Serangan ini berdampak besar. Ribuan perangkat FortiGate dilaporkan telah terkompromi. Karena itu, tim IT perlu segera memeriksa firewall dan VPN yang digunakan.

FortiBleed menjadi perhatian karena menyerang perangkat perimeter. Perangkat seperti ini sering menjadi pintu masuk awal ke jaringan perusahaan.

Apa Itu FortiBleed?

FortiBleed adalah kampanye serangan yang menargetkan firewall dan VPN Fortinet. Serangan ini memanfaatkan kredensial yang lemah, bocor, atau digunakan ulang.

Penyerang memindai internet untuk mencari endpoint login Fortinet. Setelah itu, mereka mencoba kombinasi username dan password yang sudah diketahui.

Jika login berhasil, penyerang bisa memantau traffic. Dari sana, mereka dapat mencuri kredensial lain dan memperluas serangan.

Mengapa Serangan Ini Berbahaya?

Serangan ini berbahaya karena memakai kredensial yang valid. Jadi, aktivitas penyerang bisa terlihat seperti login biasa.

Selain itu, banyak organisasi masih memakai akun default. Ada juga organisasi yang belum mengganti password lama.

Masalah lain adalah penggunaan password yang sama di banyak sistem. Akibatnya, satu kredensial yang bocor bisa membuka akses ke beberapa perangkat.

Sektor yang Banyak Terdampak

Beberapa sektor menjadi target utama. Sektor telekomunikasi, pemerintahan, dan pendidikan termasuk yang paling terdampak.

Serangan ini juga tersebar di banyak negara. Beberapa wilayah dengan eksposur besar adalah India, Amerika Serikat, Meksiko, Kolombia, dan Thailand.

Namun, risiko tidak terbatas pada negara tersebut. Semua organisasi yang memakai FortiGate internet-facing tetap perlu waspada.

Peran Kredensial Lama dan Password Lemah

FortiBleed menunjukkan bahwa password hygiene masih menjadi masalah besar. Banyak serangan tidak membutuhkan eksploitasi rumit.

Sebaliknya, penyerang cukup mencoba password yang sudah bocor. Mereka juga bisa memakai dictionary attack atau credential stuffing.

Selain itu, mekanisme penyimpanan password lama ikut menjadi perhatian. Beberapa organisasi mungkin masih menyimpan hash admin dengan metode lama setelah upgrade.

Rekomendasi dari CISA

CISA menyarankan beberapa langkah penting. Pertama, hentikan semua sesi SSL VPN dan sesi admin yang aktif.

Selanjutnya, reset semua password VPN dan admin Fortinet. Langkah ini sangat penting untuk perangkat yang terbuka ke internet.

CISA juga menyarankan penggunaan password yang kuat. Selain itu, organisasi perlu memakai MFA yang tahan phishing untuk gateway eksternal dan interface admin.

Langkah Tambahan dari Fortinet

Fortinet juga menyarankan organisasi untuk segera melakukan review. Semua sesi admin dan VPN perlu dihentikan.

Setelah itu, reset kredensial dan aktifkan MFA. Perangkat juga sebaiknya di-upgrade ke versi FortiOS terbaru.

Selain itu, batasi akses manajemen dari internet. Pilihan yang lebih aman adalah memakai trusted hosts, local-in policy, atau menghapus akses admin publik sepenuhnya.

Apa yang Harus Dicek Tim IT?

Tim IT perlu memeriksa log firewall, VPN, autentikasi, dan domain controller. Cari tanda login mencurigakan atau perubahan konfigurasi yang tidak sah.

Selain itu, cek akun admin yang tidak dikenal. Perhatikan juga akses dari IP asing atau aktivitas lateral movement.

Jika organisasi memakai integrasi AD atau LDAP, anggap akun tersebut berisiko. Pantau penggunaan akun itu di sistem lain.

Kesimpulan

FortiBleed menjadi pengingat penting bagi pengguna Fortinet. Firewall dan VPN adalah aset kritis yang harus dijaga dengan ketat.

Karena itu, organisasi perlu segera mereset kredensial, mengaktifkan MFA, dan membatasi akses manajemen. Selain itu, lakukan audit log untuk mencari tanda penyusupan.

Pada akhirnya, serangan ini menunjukkan satu hal sederhana. Kredensial yang lemah bisa menjadi jalan masuk besar bagi penyerang.

Source: https://thehackernews.com/2026/06/cisa-warns-fortinet-customers-as.html