Cara Mengatur Static IP di Ubuntu 24.04

Pemasaran Digital

Pemasaran Digital Kembangkan brand Anda dan jangkau audiens yang tepat dengan strategi pemasaran berbasis data. Kami membantu Anda membuat kampanye yang menghasilkan konversi, mengelola media sosial s…

Wifi Managed Service

Kerja Sama Operasional Internet & WiFi

Layanan Kelola Wi-Fi Bangun Wi-Fi yang cepat, stabil, dan aman untuk bisnis Anda tanpa biaya penyusutan. Wi-Fi Tamu Kelas Enterprise dengan Biaya Perangkat Awal Rp 0. Kami menyediakan, menginstal, dan…

Konsultasi IT

Konsultasi IT Dapatkan panduan ahli untuk memaksimalkan pemanfaatan teknologi dalam pengembangan bisnis Anda.Kami membantu Anda menemukan solusi IT yang tepat, mengoptimalkan infrastruktur, serta mema…

System Integrator

Sistem Bisnis Terintegrasi

Sistem Bisnis Terintegrasi Permudah operasional harian Anda dengan sistem cerdas yang mengotomatiskan pemesanan, jadwal, dan tugas rutin sehingga Anda bisa lebih fokus mengembangkan bisnis.Kami memban…

Layanan Kelola Teknologi Informasi

Layanan Kelola Teknologi Informasi Pastikan teknologi bisnis Anda berjalan lancar, mulai dari perangkat yang digunakan setiap hari hingga sistem yang mendukung seluruh operasional.Kami menyediakan lay…

Karir

Karir | Bergabung CometSoul Kami adalah startups yang bergerak di bidang Computer Network and Security, Wireless Fidelity (wifi), Jaringan Lokal and Load Balancing. Klien sebagian besar berlokasi di B…

Testimoni

Testimoni

Layanan

Temukan Layanan yang Sesuai dengan Kebutuhan Anda

Manajemen Pemesanan

Manajemen Pemesanan Kami membantu Anda membangun sistem pemesanan yang terintegrasi dan mudah digunakan, semua reservasi tersinkronisasi secara otomatis, tanpa risiko double booking atau kekacauan jad…

Mengatur static IP address di Ubuntu 24.04 penting jika Anda membutuhkan alamat IP yang tetap dan tidak berubah. Static IP biasanya digunakan untuk server, domain controller, NAS, atau sistem yang harus selalu dapat diakses dengan alamat yang sama. Pada Ubuntu modern, konfigurasi jaringan dikelola menggunakan Netplan, yaitu sistem berbasis file YAML untuk mengatur IP, gateway, dan DNS.

Panduan ini menjelaskan cara setting static IP Ubuntu 24.04 menggunakan Netplan secara langkah demi langkah, mulai dari mengetahui nama interface jaringan hingga memastikan konfigurasi berhasil diterapkan.

Langkah 1: Cek Nama Interface Jaringan

Pertama, cari nama interface jaringan yang aktif:

ip a

Contoh nama interface:

  • ens18
  • enp0s3
  • eth0

Catat interface yang digunakan.

Langkah 2: Temukan File Konfigurasi Netplan

File konfigurasi Netplan biasanya berada di:

/etc/netplan/

Lihat daftar file dengan:

ls /etc/netplan/

Contoh file yang umum ditemukan:

  • 00-installer-config.yaml
  • 50-cloud-init.yaml

Langkah 3: Backup Konfigurasi Lama

Sebelum mengubah konfigurasi, buat cadangan:

sudo cp /etc/netplan/00-installer-config.yaml /etc/netplan/00-installer-config.yaml.bak

Sesuaikan nama file jika berbeda.

Langkah 4: Edit File Netplan

Buka file dengan editor:

sudo nano /etc/netplan/00-installer-config.yaml

Contoh konfigurasi static IP:

network:
  version: 2
  renderer: networkd
  ethernets:
    ens18:
      dhcp4: false
      addresses:
        - 192.168.1.50/24
      routes:
        - to: default
          via: 192.168.1.1
      nameservers:
        addresses:
          - 8.8.8.8
          - 1.1.1.1

Penjelasan:

  • ens18 = nama interface
  • 192.168.1.50/24 = alamat IP statis
  • 192.168.1.1 = gateway
  • 8.8.8.8 dan 1.1.1.1 = DNS

Langkah 5: Uji Konfigurasi

Sebelum menerapkan secara permanen, lakukan tes:

sudo netplan try

Jika terjadi kesalahan, sistem akan otomatis kembali ke konfigurasi sebelumnya.

Langkah 6: Terapkan Static IP

Jika konfigurasi sudah benar:

sudo netplan apply

Langkah 7: Verifikasi Alamat IP

Pastikan IP statis sudah aktif:

ip a

Cek gateway:

ip route

Uji koneksi internet:

ping -c 4 8.8.8.8
ping -c 4 google.com

Jika semua berhasil, maka static IP sudah aktif.

Kesalahan Umum pada Netplan

Masalah biasanya terjadi karena kesalahan kecil pada YAML:

  • Indentasi tidak tepat
  • Nama interface salah
  • Gateway tidak sesuai jaringan
  • Prefix subnet tidak ada (misalnya /24)
  • Menggunakan tab вместо spasi

Netplan sangat sensitif terhadap format YAML, jadi pastikan penulisan rapi.