Bug Ubuntu CVE-2026-3888 Bisa Berujung Root Access

Pemasaran Digital

Pemasaran Digital Kembangkan brand Anda dan jangkau audiens yang tepat dengan strategi pemasaran berbasis data. Kami membantu Anda membuat kampanye yang menghasilkan konversi, mengelola media sosial s…

Wifi Managed Service

Kerja Sama Operasional Internet & WiFi

Layanan Kelola Wi-Fi Bangun Wi-Fi yang cepat, stabil, dan aman untuk bisnis Anda tanpa biaya penyusutan. Wi-Fi Tamu Kelas Enterprise dengan Biaya Perangkat Awal Rp 0. Kami menyediakan, menginstal, dan…

Konsultasi IT

Konsultasi IT Dapatkan panduan ahli untuk memaksimalkan pemanfaatan teknologi dalam pengembangan bisnis Anda.Kami membantu Anda menemukan solusi IT yang tepat, mengoptimalkan infrastruktur, serta mema…

System Integrator

Sistem Bisnis Terintegrasi

Sistem Bisnis Terintegrasi Permudah operasional harian Anda dengan sistem cerdas yang mengotomatiskan pemesanan, jadwal, dan tugas rutin sehingga Anda bisa lebih fokus mengembangkan bisnis.Kami memban…

Layanan Kelola Teknologi Informasi

Layanan Kelola Teknologi Informasi Pastikan teknologi bisnis Anda berjalan lancar, mulai dari perangkat yang digunakan setiap hari hingga sistem yang mendukung seluruh operasional.Kami menyediakan lay…

Karir

Karir | Bergabung CometSoul Kami adalah startups yang bergerak di bidang Computer Network and Security, Wireless Fidelity (wifi), Jaringan Lokal and Load Balancing. Klien sebagian besar berlokasi di B…

Testimoni

Testimoni

Layanan

Temukan Layanan yang Sesuai dengan Kebutuhan Anda

Manajemen Pemesanan

Manajemen Pemesanan Kami membantu Anda membangun sistem pemesanan yang terintegrasi dan mudah digunakan, semua reservasi tersinkronisasi secara otomatis, tanpa risiko double booking atau kekacauan jad…

Sebuah celah keamanan serius ditemukan pada sistem Ubuntu Desktop versi 24.04 ke atas yang memungkinkan attacker mendapatkan akses root. Kerentanan ini dilacak sebagai CVE-2026-3888 dengan skor CVSS 7.8 dan dinilai berisiko tinggi karena dapat menyebabkan kompromi penuh pada sistem.

Masalah ini muncul dari interaksi dua komponen standar, yaitu snap-confine dan systemd-tmpfiles. Snap-confine bertugas membuat sandbox untuk aplikasi snap, sementara systemd-tmpfiles secara otomatis membersihkan file sementara seperti di /tmp, /run, dan /var/tmp. Kombinasi keduanya membuka celah yang bisa dimanfaatkan attacker melalui manipulasi timing proses cleanup.

Dalam skenario serangan, attacker hanya membutuhkan akses lokal dengan hak terbatas tanpa interaksi pengguna. Mereka menunggu hingga sistem menghapus direktori penting seperti /tmp/.snap (biasanya setelah 10–30 hari tergantung versi Ubuntu). Setelah itu, attacker membuat ulang direktori tersebut dengan payload berbahaya. Ketika snap-confine dijalankan kembali, file berbahaya tersebut akan di-mount dengan hak root, sehingga memungkinkan eksekusi kode secara penuh.

Kerentanan ini telah diperbaiki pada beberapa versi snapd terbaru, termasuk Ubuntu 24.04, 25.10, dan versi pengembangan 26.04. Selain itu, ditemukan juga race condition pada paket uutils coreutils yang memungkinkan manipulasi symlink saat proses cron berjalan sebagai root, yang berpotensi memperparah eskalasi privilege.

Meski eksploitasi membutuhkan waktu dan kondisi tertentu, dampaknya sangat serius. Karena itu, pengguna dan administrator disarankan segera melakukan update sistem, memastikan versi snapd sudah terbaru, dan memantau proses cleanup otomatis di sistem.

Kesimpulan: celah ini menunjukkan bahwa kombinasi komponen sistem yang tampak normal bisa menjadi celah berbahaya. Update rutin dan audit sistem tetap menjadi langkah penting untuk menjaga keamanan server maupun desktop Linux.

Source: https://thehackernews.com/2026/03/ubuntu-cve-2026-3888-bug-lets-attackers.html