Kerentanan OpenClaw AI Agent Picu Risiko Prompt Injection dan Kebocoran Data

Pemasaran Digital

Pemasaran Digital Kembangkan brand Anda dan jangkau audiens yang tepat dengan strategi pemasaran berbasis data. Kami membantu Anda membuat kampanye yang menghasilkan konversi, mengelola media sosial s…

Wifi Managed Service

Kerja Sama Operasional Internet & WiFi

Layanan Kelola Wi-Fi Bangun Wi-Fi yang cepat, stabil, dan aman untuk bisnis Anda tanpa biaya penyusutan. Wi-Fi Tamu Kelas Enterprise dengan Biaya Perangkat Awal Rp 0. Kami menyediakan, menginstal, dan…

Konsultasi IT

Konsultasi IT Dapatkan panduan ahli untuk memaksimalkan pemanfaatan teknologi dalam pengembangan bisnis Anda.Kami membantu Anda menemukan solusi IT yang tepat, mengoptimalkan infrastruktur, serta mema…

System Integrator

Sistem Bisnis Terintegrasi

Sistem Bisnis Terintegrasi Permudah operasional harian Anda dengan sistem cerdas yang mengotomatiskan pemesanan, jadwal, dan tugas rutin sehingga Anda bisa lebih fokus mengembangkan bisnis.Kami memban…

Layanan Kelola Teknologi Informasi

Layanan Kelola Teknologi Informasi Pastikan teknologi bisnis Anda berjalan lancar, mulai dari perangkat yang digunakan setiap hari hingga sistem yang mendukung seluruh operasional.Kami menyediakan lay…

Karir

Karir | Bergabung CometSoul Kami adalah startups yang bergerak di bidang Computer Network and Security, Wireless Fidelity (wifi), Jaringan Lokal and Load Balancing. Klien sebagian besar berlokasi di B…

Testimoni

Testimoni

Layanan

Temukan Layanan yang Sesuai dengan Kebutuhan Anda

Manajemen Pemesanan

Manajemen Pemesanan Kami membantu Anda membangun sistem pemesanan yang terintegrasi dan mudah digunakan, semua reservasi tersinkronisasi secara otomatis, tanpa risiko double booking atau kekacauan jad…

Otoritas keamanan siber China memperingatkan adanya celah keamanan serius pada OpenClaw AI agent, platform kecerdasan buatan otonom open-source yang sebelumnya dikenal sebagai Clawdbot dan Moltbot. Tim China National Computer Network Emergency Response Technical Team (CNCERT) menyebut bahwa konfigurasi keamanan default yang lemah serta akses sistem yang luas dapat dimanfaatkan penyerang untuk mengambil alih perangkat yang terdampak.

Salah satu ancaman utama adalah serangan prompt injection, yaitu manipulasi AI melalui instruksi berbahaya yang disisipkan dalam konten web. Serangan ini dikenal sebagai indirect prompt injection atau cross-domain prompt injection karena tidak menyerang model bahasa secara langsung, melainkan memanfaatkan fitur AI seperti browsing web, ringkasan konten, atau analisis data untuk menjalankan perintah berbahaya.

Fitur Link Preview Bisa Bocorkan Data

Peneliti juga menemukan bahwa fitur preview tautan pada aplikasi pesan seperti Telegram dan Discord dapat disalahgunakan untuk mengekstrak data sensitif dari OpenClaw. Dalam skenario ini, AI menghasilkan URL khusus milik penyerang. Saat preview link dimuat secara otomatis, informasi rahasia dapat terkirim ke server penyerang tanpa perlu diklik oleh pengguna.

Teknik ini memungkinkan kebocoran data terjadi secara instan setelah AI merespons, sehingga sangat berbahaya bagi sistem yang menangani data pribadi atau bisnis.

Risiko Keamanan Lainnya

CNCERT mengidentifikasi beberapa ancaman tambahan dari penggunaan OpenClaw:

  • Penghapusan data penting secara tidak sengaja akibat salah memahami perintah
  • Skill pihak ketiga berbahaya yang dapat menjalankan perintah atau memasang malware
  • Eksploitasi kerentanan yang memungkinkan pengambilalihan sistem

Pada sektor kritis seperti keuangan dan energi, risiko ini dapat menyebabkan kebocoran data bisnis inti, rahasia perusahaan, hingga gangguan operasional besar.

Pembatasan Pemerintah dan Kampanye Malware

Karena risiko keamanan yang tinggi, pemerintah China dilaporkan membatasi penggunaan OpenClaw pada instansi pemerintah dan perusahaan milik negara. Larangan ini bahkan disebut berlaku hingga keluarga personel militer.

Popularitas OpenClaw juga dimanfaatkan oleh penjahat siber untuk menyebarkan malware melalui repositori GitHub palsu yang menyamar sebagai installer OpenClaw. Malware yang disebarkan termasuk Atomic Stealer, Vidar Stealer, dan GhostSocks, yang dapat mencuri data atau mengendalikan sistem korban.

Rekomendasi Keamanan

Para ahli menyarankan beberapa langkah mitigasi saat menggunakan OpenClaw:

  • Batasi akses jaringan dan jangan membuka port manajemen ke internet
  • Jalankan layanan dalam container terisolasi
  • Hindari penyimpanan kredensial dalam bentuk plaintext
  • Unduh skill hanya dari sumber terpercaya
  • Nonaktifkan update otomatis untuk skill pihak ketiga
  • Selalu gunakan versi terbaru dengan patch keamanan

Seiring meningkatnya kemampuan AI agent untuk bertindak secara mandiri, pakar keamanan memperingatkan bahwa serangan prompt injection dan penyalahgunaan AI otonom akan menjadi ancaman utama bagi organisasi di masa depan.

Source: https://thehackernews.com/2026/03/openclaw-ai-agent-flaws-could-enable.html