Matrix Push C2: Teknik Phishing Baru Lewat Notifikasi Browser

Pemasaran Digital

Pemasaran Digital Kembangkan brand Anda dan jangkau audiens yang tepat dengan strategi pemasaran berbasis data. Kami membantu Anda membuat kampanye yang menghasilkan konversi, mengelola media sosial s…

Wifi Managed Service

Kerja Sama Operasional Internet & WiFi

Layanan Kelola Wi-Fi Bangun Wi-Fi yang cepat, stabil, dan aman untuk bisnis Anda tanpa biaya penyusutan. Wi-Fi Tamu Kelas Enterprise dengan Biaya Perangkat Awal Rp 0. Kami menyediakan, menginstal, dan…

Konsultasi IT

Konsultasi IT Dapatkan panduan ahli untuk memaksimalkan pemanfaatan teknologi dalam pengembangan bisnis Anda.Kami membantu Anda menemukan solusi IT yang tepat, mengoptimalkan infrastruktur, serta mema…

System Integrator

Sistem Bisnis Terintegrasi

Sistem Bisnis Terintegrasi Permudah operasional harian Anda dengan sistem cerdas yang mengotomatiskan pemesanan, jadwal, dan tugas rutin sehingga Anda bisa lebih fokus mengembangkan bisnis.Kami memban…

Layanan Kelola Teknologi Informasi

Layanan Kelola Teknologi Informasi Pastikan teknologi bisnis Anda berjalan lancar, mulai dari perangkat yang digunakan setiap hari hingga sistem yang mendukung seluruh operasional.Kami menyediakan lay…

Karir

Karir | Bergabung CometSoul Kami adalah startups yang bergerak di bidang Computer Network and Security, Wireless Fidelity (wifi), Jaringan Lokal and Load Balancing. Klien sebagian besar berlokasi di B…

Testimoni

Testimoni

Layanan

Temukan Layanan yang Sesuai dengan Kebutuhan Anda

Manajemen Pemesanan

Manajemen Pemesanan Kami membantu Anda membangun sistem pemesanan yang terintegrasi dan mudah digunakan, semua reservasi tersinkronisasi secara otomatis, tanpa risiko double booking atau kekacauan jad…

Platform command-and-control (C2) baru bernama Matrix Push C2 ditemukan memanfaatkan notifikasi browser untuk melakukan serangan phishing lintas platform. Teknik ini dianggap berbahaya karena bersifat fileless dan mampu bekerja di Windows, macOS, Android, hingga Linux.

Menurut laporan BlackFog, Matrix Push C2 menggunakan notifikasi palsu, pop-up, dan link redirect untuk mengirimkan tautan berbahaya kepada korban.

Cara Serangan Matrix Push C2 Bekerja

Pertama, korban diarahkan untuk mengizinkan notifikasi dari situs berbahaya atau situs legal yang sudah dikompromikan. Setelah izin diberikan, pelaku dapat mengirimkan notifikasi palsu yang terlihat seperti pesan sistem atau pesan resmi browser.

Biasanya notifikasi tersebut berisi pesan seperti:

  • login mencurigakan
  • pembaruan keamanan
  • update browser

Setelah korban menekan tombol seperti Verify atau Update, mereka diarahkan ke situs phishing.

Mengapa Teknik Ini Berbahaya?

Ada tiga alasan utama:

  1. serangan terjadi langsung di browser
  2. tidak memerlukan instalasi malware
  3. bersifat lintas platform

Dengan demikian, hampir semua perangkat dapat menjadi target selama notifikasi diaktifkan.

Dijual Sebagai Layanan

Selain itu, Matrix Push C2 dijual sebagai malware-as-a-service (MaaS) melalui Telegram dan forum kejahatan siber. Paket langganannya dimulai dari sekitar USD 150 per bulan.

Dashboard platform ini memungkinkan pelaku:

  • mengirim notifikasi phishing
  • memantau korban secara real-time
  • membuat short-link phishing
  • menganalisis campaign
  • melihat ekstensi browser, termasuk crypto wallet

Target Brand di Notifikasi

Template phishing yang tersedia mencakup brand populer seperti:

  • MetaMask
  • Netflix
  • PayPal
  • TikTok
  • Cloudflare

Karena itu, korban sulit membedakan mana pesan asli dan mana yang palsu.

Kesimpulan

Matrix Push C2 menunjukkan perubahan strategi pelaku dalam mendapatkan akses awal. Setelah korban terpengaruh, penyerang dapat:

  • mencuri kredensial
  • menguras crypto wallet
  • memasang malware tambahan
  • mengambil data pribadi

Oleh sebab itu, pengguna harus berhati-hati dalam memberikan izin notifikasi browser.

Source: https://thehackernews.com/2025/11/matrix-push-c2-uses-browser.html